PEKANBARU – Kampanye dialogis pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru nomor urut 1, Muflihun SSTP MAP dan Ade Hartati Rahmat, kembali memukau warga. Bertempat di Bandar Kupie Aceh, Jalan Senapelan, Kelurahan Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, pada Selasa (22/10/2024) sore, sekitar 500 warga hadir untuk mendengarkan langsung pemaparan program yang diklaim “penuh isi”.
Seorang tokoh masyarakat yang juga mantan anggota DPRD Kota Pekanbaru periode 2019-2024, Suherman, atau yang lebih dikenal dengan Herman Abak, mengaku terkesan dengan penjelasan Muflihun. “Pemaparan Pak Muflihun itu menghipnotis. Luar biasa, isinya ‘daging’ semua. Bukan sekadar janji, ini fakta,” ujar Herman usai menghadiri kampanye tersebut.
Menurut Herman, dari delapan program yang dipaparkan, lima di antaranya sudah terbukti saat Muflihun menjabat sebagai Pj Wali Kota Pekanbaru. Program tersebut tidak hanya menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kehidupan sehari-hari warga Pekanbaru.
Kelima program itu mencakup, Berobat gratis hanya dengan KTP Pekanbaru, yang memudahkan akses kesehatan bagi warga tanpa perlu biaya tambahan.
Layanan dokter panggil ke rumah, yang memungkinkan warga mendapatkan perawatan medis tanpa harus ke rumah sakit, terutama bagi mereka yang kesulitan bergerak.
Santunan kematian bagi warga Pekanbaru, memberikan bantuan langsung kepada keluarga yang ditinggalkan.
Bantuan beasiswa untuk mahasiswa S1 dan D3, membantu generasi muda Pekanbaru untuk mengejar pendidikan lebih tinggi.
Bantuan modal usaha untuk masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM yang membutuhkan dukungan finansial.
“Kalau calon lain masih bicara soal janji, Pak Muflihun sudah terbukti berbuat,” kata Herman, menambahkan bahwa pemaparan program disambut tepuk tangan meriah dari warga yang hadir.
Selain lima program yang sudah berjalan, Muflihun juga memperkenalkan tiga program baru yang akan dilaksanakan jika terpilih menjadi Wali Kota Pekanbaru. Program tersebut tetap fokus pada pelayanan dasar, yaitu:
Bus Trans Metro Pekanbaru gratis untuk siswa SD, SMP, dan SMA, guna mendukung mobilitas pelajar.
Bantuan uang saku serta seragam gratis bagi siswa SD dan SMP yang kurang mampu, mengurangi beban ekonomi keluarga.
Program subsidi tambahan untuk pendidikan, yang menargetkan pelajar dari keluarga tidak mampu agar tetap bisa melanjutkan sekolah.
Herman menilai Muflihun sebagai sosok pemimpin visioner yang paham akan kebutuhan kota. Dengan latar belakang sebagai satu-satunya calon Wali Kota lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Muflihun dianggap memiliki kapasitas sebagai birokrat yang mampu memahami dan menyelesaikan persoalan masyarakat secara nyata.
“Ketika menjabat Pj Wali Kota, beliau juga berani mengambil kebijakan strategis, seperti mengembalikan insentif untuk RT/RW, pengurus masjid paripurna, dan LPM. Ini tidak hanya janji, tapi fakta yang sudah beliau wujudkan selama satu tahun penuh,” lanjut Herman, mengingatkan bahwa kebijakan ini menjadi salah satu solusi atas masalah insentif yang sebelumnya hanya diterima sebagian kecil dari periode yang seharusnya.
Kampanye Muflihun-Ade Hartati kali ini tidak hanya menyajikan program, tetapi juga menunjukkan kesiapan pasangan ini untuk melanjutkan kepemimpinan yang pro-rakyat. Di tengah atmosfer Pilkada yang kian memanas, Muflihun berupaya menjaga etika politik yang santun, menekankan pentingnya pembangunan berkelanjutan serta dukungan dari pemerintah pusat untuk memajukan Pekanbaru.
Bagi warga yang hadir, kampanye ini tidak sekadar janji politik, tetapi gambaran nyata dari keberhasilan yang sudah dirasakan, serta harapan bagi masa depan kota yang lebih baik.